jump to navigation

Bangun Integritas Moral, Cegah Premanisme Di Sekolah Dasar! 24 Mei 2013

Posted by Rocky Winata in Guru Sukses.
Tags: ,
trackback

 

Moral

anak bangsa ini telah rusak. Terbukti dengan banyaknya kasus premanisme di lembaga pendidikan (termasuk Sekolah Dasar) yang diberitakan secara luas di media massa, baik cetak maupun elektronik. Premanisme berasal dari bahasa Belanda vrijman = orang bebas dan isme = aliran. Premanisme berarti aliran dari orang-orang bebas yang merugikan orang lain. Tindakan yang merugikan orang lain demi keuntungan pribadi merupakan kategori premanisme.

Kasus premanisme di Sekolah Dasar (SD) biasanya berupa pemerasan uang saku dan bullying , dilakukan oleh senior terhadap junior maupun antarteman yang menyebabkan cedera hingga kematian. Jika hal tesebut dibiarkan terus-menerus terjadi, maka mental anak bangsa kita akan berubah menjadi mental preman yang tidak bermoral. Oleh karena itu, integritas moral yang tertanam dalam diri setiap siswa sangatlah penting adanya.

Integritas merupakan kualitas bersikap jujur ​​dan selalu memiliki prinsip-prinsip moral yang tinggi. Integritas adalah tanpa topeng, bertindak sesuai dengan yang diucapkan, konsisten antara ucapan dan perbuatan, serta sikap dan tindakan. Sedangkan, moral menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya. Melalui pendidikan karakter di SD, integritas moral dapat dibangun kembali untuk mengembalikan moral anak bangsa Indonesia yang luhur. A Wise Word for All Student merupakan salah satu teknik belajar yang dapat membangun integritas moral di SD.

Melalui teknik tersebut, beberapa siswa diharapkan dapat menyampaikan kata-kata bijak di depan kelas. Hal itu dilakukan sebelum memulai pelajaran, untuk memotivasi semua siswa. Kata-kata bijak adalah kata penuh inspirasi untuk disampaikan ke orang lain dalam rangka menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa sekarang dan di masa depan. Di dalamnya juga terkandung makna yang dapat membuat hati lebih damai dan merasa tenang. Kata-kata bijak dapat mempengaruhi peningkatan identitas diri dan meningkatkan sikap diri agar menjadi orang yang lebih berguna bagi orang lain.

Ada dua alasan mengapa guru perlu menggunakan kata-kata bijak untuk meningkatkan integritas moral siswanya.

Pertama, kata-kata bijak dipercaya oleh kebanyakan orang untukmemotivasi diri. Seseorang perlu mempersiapkan diri dengan motivasi yang kuat untuk menjalani hidupnya. Mereka biasanya mendapatkan motivasi dari kata-kata bijak. Banyak orang suka membaca kata-kata bijak, mereka berpikir bahwa hal tersebut dapat membuat mereka bangkit dari kegagalan dan membuat mereka lebih matang dalam berpikir dan bertindak. Kata-kata bijak juga mampu untuk meyakinkan seseorang dalam bertindak. Sebab, mereka akan melakukan apa yang mereka yakini.

Kedua, kata-kata dapat mengubah dunia. Cobalah lihat tokoh-tokoh terkenal dan sukses dunia yang hanya bermodalkan kata-kata. Mereka mampu menginspirasi dunia. Hal tersebut membuktikan bahwa kata-kata dapat memecah konsep menjadi kenyataan, dapat mengubah kebiadaban menjadi peradaban, dantentunya dapat mengubah dunia.

Selain untuk meningkatkan intergritas moral, teknik tersebut juga dapat mencegah premanisme. Sebab, dalam setiap kata-katabijak yang disampaikan mengandung nilai-nilai moral. Oleh karena itu, guru harus menyimpulkan dan menjelaskannya secara lebih detail agar siswa paham. Guru juga bisa menyisipkan nilai integritas moral ke dalamnya. Sehingga guru dapat menasihati siswanya untuk menjauhi tindakan premanisme.

Tidak semua kata bijak dapat digunakan untuk mencegah premanisme. Itu sebabnya guru harus menyeleksi kata-kata yang tepat untuk digunakan dalam teknik ini. Tentu saja kata-kata bijak yang digunakan harus mengandung nilai integritas moral. Karena ketika seseorang memiliki integritas moral yang tinggi, orang tersebut akan menghindari tindakan tercela, termasuk premanisme.

Namun, tidak ada teknik yang sempurna. Semua teknik pasti memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing, meskipun ituteknik terbaik atau teknik terburuk sekalipun. Oleh karena itu, tentu saja teknik A Wise Word for All Student juga memiliki kelemahan dan kelebihan.

Berikut ini merupakan kelemahan dari teknik A Wise Word for AllStudent , yaitu: (1) Tidak semua siswa berani berbicara di depan kelas, (2) kadang-kadang sulit menemukan kata-kata bijak yang terkait tentang integritas moral untuk mencegah premanisme, (3) dapat terjadi gejala perilaku siswa yang mendominasi, di sisi lain, ada siswa yang bertindak sebagai minoritas.

Sedangkan, kelebihan teknik tersebut adalah: (1) Dapat mengembangkan kematangan pikiran dan stabilitas emosi siswa,(2) dapat membangun dan melatih siswa untuk lebih berpikiran terbuka atau open minded, (3) dapat memperluas informasi bahkan menambah informasi baru siswa, (4) dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengetahui diri mereka, menemukan kemungkinan terbaik dalam memecahkan masalah, mengembangkan pendapatnya, percaya terhadap nilai-nilai kehidupan tertentu, dan juga meningkatkan kemampuan siswa untuk membuat keputusan dalam hidupnya.

Teknik A Wise Word for All Student tentu dapat diterapkan dalammeningkatkan integritas moral untuk mencegah premanisme di SD. Sebab, kata-kata bijak dipercaya oleh kebanyakan orang untuk memotivasi dirinya. Selain itu, melalui kata-kata seseorang dapat mengubah dunia. Walaupun teknik ini masih memiliki beberapa kelemahan, namun jika guru mampu menutupinya dengan keahlian mereka, ini akan menjadi sebuah teknik yang menyenangkan, bermakna, efektif, dan efisien untuk mencegah premanisme di SD.

Komentar»

1. mas bowo - 11 Juni 2013

hancoer……..😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: