jump to navigation

Twitter Pak Presiden: Akun Twitter Paling ‘DINANTIKAN’ Di Indonesia 15 April 2013

Posted by Rocky Winata in Umum.
Tags: , , ,
trackback

Gambar

Mungkin berlebihan jika saya katakan Indonesia heboh karena Presiden SBY memilik akun Twitter baru karena memang ada banyak sekali orang Indonesia yang bahkan tidak tahu apa itu Twitter. Bagi pengguna Twitter, mungkin setuju bahwa Indonesia memangheboh karena akun Twitter PakSBY ini. Memang tidak jadi soal apakah kita tahu Twitter atau tidak. Paham atau tidak paham, Twitter tidak akan membuat kita berhenti bergerak, tidak membuat kita berhenti bermanfaat.

Suka atau tidak, pak presiden kini punya akun Twitter. Mengapa Twitter dianggap penting oleh presiden? Dugaan saya adalah karena pengguna Twitter di Indonesia banyak sekali. Sebuah artikel yang dilansir Forbes akhir tahun lalu menobatkan Jakarta sebagai kota dengan pengguna Twitter paling aktif di jagat raya. Indonesia sebagai negara, menempati posisi kelima di seluruh dunia. Sederhananya, pengguna Twitter di Indonesia banyak sekali. Tidak berlebihan jika Presiden SBY menggunakan Twitter untuk berkomunikasi dengan rakyatnya.

Menariknya, akun Twitter Presiden SBY, @SBYudhoyono , termasuk akun Twitter paling ‘dinantikan’ di Indonesia. pengikutnya ( follower ) sudah lebih dari 100ribu orang bahkanketika beliau belum ngetwit sama sekali. Situs socialbakers.com bahkan menobatkan akun ini sebagai akun nomor dua paling drastis pertumbuhan pengikutnya di seluruh dunia. Dalam waktu dua hari, akun ini sudah diikuti oleh lebih dari 783.500 pengguna Twitter, padahal jumlah twitnya baru 27 dan hanya mengikuti (follow) 9 pengguna Twitter lain.Pak Boediono, wakil presiden, adalah orang pertama yang diikuti oleh SBY. Selain itu adalah anggota keluarga dan beberapa orang yang saya tidak kenal.

Orang bisa berdebat tidak berkesudahan soal Twitter presiden ini. Pasti ada banyak alasan bagi mereka yang mengatakan Twitter bukan alatkomunikasi yang efektif bagi seluruh rakyat karena Twitter didominasi oleh generasi muda yang memiliki akses internet. Pasti ada banyak alasan bagi mereka yang mengatakan bahwa Twitter tidak akan efektif karena presiden tidak mungkin bisa membalas semua pesan yang disampaikan pengguna Twitter lain. Satu twitpresiden bisa diRT atau dibalas oleh puluhan ribu pengguna. Twit pertamanya bahkan diRT oleh hampir 33.000 pengguna dan dijadikan favorit oleh hampir 5.000 pengguna dalam waktu dua hari. Bagaimana mungkin Pak SBY membalas dan merespon itu? Untuk sekedar berterima kasihpun pasti tidak sempat kepada semua orang. Maka, berharap agar Pak SBY membalas atau menyapa satu-persatu rakyatnya lewat Twitter adalah harapan paling absurd . Menuduh beliau tidak peduli pada rakyat hanya gara-gara tidak membalas mention lewat tiwtter adalah bentuk kelucuan lainnya.

Apakah semua pengikut akun Twitter @SBYudhoyono itu pendukung presiden? Tentu saja tidak. Ratusan ribu orang itu adalah gabungan lovers dan haters . Risiko memasuki media sosial adalah kesiapan untuk dipuji dan terutama dicaci maki. Menariknya, rakyat pengguna Twitter bebas memaki presidennya meskipun sering tanpa alasan jelas, tanpa data yang valid dan lebih sering tanpa solusi yang kongkrit. Sementara itu, presiden tidak mungkin memaki rakyatnya lewat Twitter jika tidak ingin di bully . Memang lebih enak jadi rakyat dan jadi ‘bukan siapa-siapa’ ketika berada di media sosial karena bebas nilai.

Pertanyaannya: apakah Twitter presiden ini akan berdampak baik bagi Indonesia? Terlalu pagiuntuk menduga-duga hal yang begitu serius dan mengaitkannya dengan Twitter. Yang pasti, saya setuju pak presiden berbagi lewat Twitter. Namun saya juga tidak berharap akan tahu segalanya tentang hal-hal serius yang terjadi di Indonesia lewat akun Twitter ini karena saya juga ingin melihat sisi kemanusiaan pak presiden yang tidak selalu jaim dan bisa konyol sebagai manusia biasa. Yang jelas, saya juga tidak berharap pak presiden mengimbangi ABG labil yang sedikit-sedikit curhat lewat Twitter lalu mendapat puluhan ribu balasan dengan hashtag #cemugudh #eaaa . Twitter hanya satu media alternatif yang jika digunakan dengan baik akan menjangkau lebih banyak orang. Pemimpin yang tidak menggunakan Twitter tidak akan berkurang nilai dan perannya tetapi sangat mungkin akan kehilangan kesempatan untuk mendengar kicauan rakyat yang jujur meski kadang alay dan sedikit lebay . Selamat datang di kerajaan Twitter, Pak Presiden!

Komentar»

1. Rocky Winata - 17 April 2013
2. Erit07 - 18 April 2013

Haha,pak sby mantap tuh…

Rocky Winata - 18 April 2013

banyak followers nya tuh gan🙂

3. Krisantus Van Sebol - 26 April 2013

Walaupun baru, tapi dampak positifnya sudah dirasakan Tasripin, Bocah 13 Tahun yang berjuang menghidupi 3 adiknya.

Rocky Winata - 27 April 2013

betul bang, tp kita kapan ya merasakan manfaatnya jg? Wkwkwkwkwkwk


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: